Posted in europe, photo, trip

Little bit taste of Europe – End up in Costa Brava

Hmmm… Ini sebenarnya mau saya tulis ceritanya sekitar 2 tahun lalu. Karena memang perjalanan ini saya alami kurang dari 2 tahun lalu, tepatnya di akhir Maret 2015 saat saya dapat kesempatan ke Eropa pertama kalinya. Cerita kunjungan di kota-kota lainnya sudah saya post di cerita-cerita sebelumnya. Nah, ini adalah kunjungan terakhir saya di luar kota Sant Feliu de Guixols sebelum benar-benar kembali ke tanah air.

Jadi, ceritanya kita ‘nagih’ ke kantor minta jalan-jalan ke luar kota. Pilihan awalnya adalah antara Barcelona atau keliling kota-kota kecil di Costa Brava. Berhubung sebagian besar dari kami sudah pernah ke Barcelona dan bahkan lebih dari sekali, akhirnya berdasarkan hasil poling, Costa Brava lah pilihannya (sebenarnya saya pilih Barcelona hufh…)

Costa Brava adalah satu area kecil di Spanyol yang masih ada dalam wilayah Catalonia (Sant Feliu de Guixols juga termasuk di dalamnya). Jadi intinya kami hanya mengunjungi kota-kota kecil yang sebenarnya tidak jauh dari kota tempat kami tinggal.

Hari itu adalah hari pertama kali kami merasakan Daylight Saving Time, tepatnya tanggal 29 Maret 2015, dimana waktu disana ‘mundur’ 1 jam mulai dari jam 2 pagi. Makanya saat bangun dengar alarm hp, saya melihat keadaan luar jam 6 pagi itu masih terlihat agak gelap, karena biasanya jam 6 matahari sudah terlihat terang. Saya baru sadar saat lihat jam di HP yang terhubung dengan internet, otomatis jam nya juga menyesuaikan. Hal ini tidak disadari oleh teman-teman cowo di kamar atas. Keadaan pun jadi heboh saat bus yang akan mengantar kami datang sekitar pukul 8 pagi, sedangkan ada yang masih santai-santai pakai sarung sambil menggoreng sesuatu di dapur (^_^’) karena dikira masih jam 7 pagi.

runtastic2015-02-28_09_02_17
Morning from Sant Feliu de Guixols

Singkatnya akhirnya kami berangkat ke tujuan. Di sepanjang jalan yang kami lihat adalah pemandangan pegunungan, hutan, dan sedikit pantai. Sampai lah kami di tujuan pertama yaitu Museum Dali. Bagi yang tahu seni, mungkin akan familiar dengan nama Salvador Dali yang terkenal dengan hasil karyanya yang dibisa dibilang cukup ‘nyentrik’. Bagi saya yang tidak begitu mengerti tentang seni, saya melihat karya-karya di museum ini cukup ‘aneh’ dan banyak yang terkesan ‘vulgar’. Cukup dengan tiket masuk sebesar  €12 maka mata kita akan disuguhkan dengan hasil-hasil karya yang hanya bisa diciptakan oleh orang yang menurut saya amat sangat kreatif sekali…

Berikut sedikit penampakannya:

dsc_0524
Hayooo… awas salah fokus….

dsc_0526

 

 

 

dsc_0525
Inside the main hall… *maap ga bawa DSLR jadi foto seadanya ajah…
dsc_0531
Tidak cuma lukisan dan patung, bahkan Dali juga mendesain perhiasan termasuk emas dan intan…. (Ini emas asli loh….)

 

Selesai dari museum, kami menuju kota kecil pinggir pantai bernama Cadaqués untuk makan siang. Kota kecil ini cukup unik karena didominasi oleh bangunan ber cat putih. Konon katanya, kota ini adalah kota asal Dali si seniman yang saya sebut di atas. Banyak restoran juga di pinggir pantai dan hari itu terlihat cukup ramai sehingga membuat kami cukup kesulitan untuk memilih tempat makan. Satu hal yang paling saya ingat di Cadaqués ini adalah, saya dan teman sekamar saya si Sekar menemukan toko kue yang menjual mini croissant yang sangat enak (walaupun tetap the best croissant we’ve ever had is when we were in Paris, in front of Gare du Nord). Ini membuat kami menyesal kenapa tida beli cukup banyak untuk dibawa pulang 😦

Berhubung mungkin karena sudah lapar, saya tidak sempat mengabadikan satu gambar pun di sana 😦 Tapi mungkin gambar dari sumber lain berikut bisa cukup membantu menjelaskan.

Patung Salvador Dali di Cadaques (sumber:wiki)

 

Tidak lama setelah makan siang, perjalanan pun berlanjut. Seperti sebelumnya, selama di bus kami hanya melewati pemandangan alam dan jalan berkelok-kelok dengan kanan kiri penuh pohon tak berdaun sisa dari musim dingin (saat itu sudah mulai awal musim semi dan cuaca sudah menghangat). Tanpa tahu seperti apa destinasi kami selanjutnya, tiba-tiba driver kami memberhentikan bus di depan sebuah desa. Kata beliau sih desa ini adalah desa wisata. Benar saja, kami menyusuri jalan dengan nuansa tradisional Eropa(Spain) yang sangat kental dan tenang bernama Peratallada.

dsc_0539
Maafkan muka plain saya inih….

…dan berikut beberapa penampakan dari beberapa sumber…

dsc_0533
Nuansa tradisional Europe banget…!!!
dsc_0537
Tipikal desa wisata yang dipenuhi wisatawan manula kecuali kami-kami inih…
img-20150330-wa0013
Lagi-lagi mereka bertiga, from left: Chandra, Evan, Endi (sumber: share wa grup)
img-20150330-wa0016
Namanya juga turis Indo, ya pasti maunya foto dimana-mana… (credit: Ka Nunu)
img-20150330-wa0005
Mmmm… boyband?? (sumber: share wa grup)
img-20150330-wa0002
Siap-siap mau foto ‘wisuda’ bareng angkatan pertama training ET (sumber: share wa grup)
img-20150330-wa0003
Bahkan foto klasik deket pepohonan pun jadi kelihatan lucuuuuuu karena nuansa tradisional Eropanya (sumber: share wa grup)
img-20150330-wa0007
Tim Tester (saya yg nutup muka karena lagi merah2 alergi dingin, Sekar, Fur, Pradit, Ka Nunu tukang foto, minus ituh yg nunduk pake topi siapa yah??) sumber: Ka Nunu

Setelah ini usai sudah perjalanan kami di Eropa. Waktunya packing dan pulang ke Indonesia. Sayang waktu jalan-jalan Costa Brava ini sakit saya sudah sangat memarak, mulai dari selalu kedinginan yang setelah saya sadari sekarang waktu itu sebenarnya saya demam hampir setiap hari, lutut dan kaki yang mulai susah diajak kompromi apalagi kalau naik turun tangga, serta merah-merah alergi yang sudah menjalar sampai ke muka dan mengakibatkan saya sering menutup muka dengan syal hihi…

Tapi bagaimanapun juga, ini benar-benar pengalaman yang sangat luar biasa. Kapan lagi bisa jalan-jalan ke Eropa gratisan ><

In addition…. The first ever ET team Indonesia in Spain… What a nice memory 🙂

img_3652
from up left to right: Pak Bams, Evan,Mas Arif, Fur, Ojan, Evi, Sekar, Pak Syarif, Rico, Endi, Fery, Mahdi, Chandra, Pradit, Nevan, Ka Nunu, Agung, Om Gais (credit: kamera Ojan difotoin turis dari sono)

See u on next story….

Advertisements

Author:

Germany National Football Team supporter / K-Drama lover / Running and Yoga routine / RA survivor / RPG Programmer newbie

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s