Posted in europe, photo, trip

Little bit taste of Europe – On high speed train to Valencia, bullfight experience, and enjoying fushion of art & science

Masih ingat kan drama Moto GP episode terakhir tahun 2015 kemarin?? yap, seri terakhir Moto GP kemarin ada di sirkuit Valencia-Spain. Waktu menonton ‘drama’ kemarin ini saya jadi teringat perjalanan singkat saya mengunjungi Valencia awal musim semi kemarin bersama 3 rekan saya, seminggu setelah perjalanan ke Paris dan 2 minggu sebelum kembali ke tanah air tercinta.

Perjalanan kali ini hanya ada 4 peserta yaitu saya, Sekar, Endi, dan Pak Bams (caem). Kami memanfaatkan kesempatan untuk menaiki kereta super cepat menuju kota yang terkenal dengan Circuit de Valencia-nya itu.

Tiket high speed train tersebut kami pesan dari situs http://www.renfe.com rute PP Girona-Valencia dengan sekali transit untuk pindah kereta di Barcelona-Sants Station.

Renfe_ticket
Penampakan e-ticket, tinggal dicetak saja sendiri

Kami berangkat dari Sant Feliu de Guixols menuju Girona menggunakan bus sekitar jam 7 pagi. Waktu itu cuaca sedang tidak begitu bersahabat. Mungkin karena sudah memasuki musim semi jadi mulai sering hujan. Alhasil kami berlari hujan-hujanan menuju bus station karena payung tidak cukup ampuh di tengah hujan angin (yang ada payung saya berubah jadi parabola). Sampai di Girona tidak perlu lagi berjalan jauh karena stasiun kereta tepat di area pemberhentian akhir bus Sarfa yang kami naiki.

 

Waktu 1 jam transit di Barcelona kami habiskan dengan melihat-lihat sekitar stasiun dan sempat mencoba toilet super canggih serba sensor (bahkan untuk mengambil tissue lap tangan saja tidak perlu repot-repot, cukup dekatkan tangan ke sensor, keluar deh tissue-nya…).

Perjalanan kami lanjutkan menaiki kereta dari Barcelona ke Valencia dengan lama tempuh kurang dari 4 jam. Sesampainya di Valencia, tidak disangka bullfight ring arena ada di sebelah stasiun persis. Tanpa ragu, kita langsung memesan tiket yang ternyata ada jadwalnya sore itu huehehehe… Betapa beruntungnya kami, padahal dari awal kami tidak tahu pasti jadwal bullfight-nya.

DSC_0477
Di dalam Estacio Del Nord Valencia, posisi kereta kita lihat dari depan, bukan samping, karena ujung rel ada di dalam stasiun ini

 

DSC_0478
Estacio Del Nord Valencia (outside)
DSC_0479
Bullfight ring (Plaza de Toros de Valencia) from outside, right beside Estacio del Nord

Sementara menunggu waktu ‘pertunjukan’, kami mencari dulu hostel yang sudah kami pesan sebelumnya. Jaraknya sebenarnya cukup dekat, tapi kami tempuh dengan berjalan kaki dan ternyata cukup melelahkan. Setelah solat dan menaruh barang yang tidak perlu dibawa, kami pun beranjak menuju Plaza de Toros. Sasananya sangat ramai dan meriah saat masuk ke dalam.

IMG_0776
inside the ring…

Jadi ternyata bullfigth ini ada prosedurnya… untuk Spanish style yang kami tonton, selengkapnya bisa dibaca di artikel wikipedia ini.

Sebelum bullfight dimulai, awalnya diperkenalkan dulu para matador beserta asisten-asistennya ke tengah arena. Tepuk tangan yang cukup meriah diberikan oleh penonton begitu mereka masuk. Di sini saya dan Sekar salah fokus melihat para matador yang cukup rupawan (tipikal wajah orang Spain yang memang menarik seperti itu) dan malah membahas pakaian mereka yang cukup ketat \(^0^’)/

Sedikit penjelasan di sini, Matador utamanya ada 3 orang, masing-masing punya 6 asisten ( 2 picadores (“lancers”) yang menunggangi kuda yang ditutup matanya, 3 banderilleros (“flagmen”) yang bawa semacam kain flag/bendera seperti matador, dan 1 orang mozo de espada (“sword servant”) yang bawain pedang buat matador nanti ‘nusuk2’ si banteng. Dari hasil pengamatan saya sih, baju si matador utamanya paling mencolok dengan aksen keemasan serta nantinya membawa flag/bendera berwarna merah.

Oiya, sepertinya ‘pertunjukan’ ini disiarkan di stasiun TV Spain atau mungkin lokal Valencia. Terlihat cukup banyak kamera dan fotografer di sekeliling arena.

IMG_0772
Para fotografer media pun tidak membuang waktu mengabadikan momen
IMG_0773
Matador dan para asistennya

Dimulailah pertarungan manusia melawan banteng.

Disarankan lebih baik tidak menonton untuk yang tidak kuat melihat adegan tusuk-tusukan, berdarah-darah, dan banteng diseret-seret. Kalo kata temen sih, ini namanya pembantaian banteng. Tapi kadang serem juga sih karena sempet beberapa kali lihat matador jatuh karena serudukan banteng atau kalau lagi ga beruntung, keinjek deh. Untungnya tidak ada matador yang terluka di arena yang saya tonton ini. Kalaupun keinjek atau keseruduk, si matador mendapat bantuan dari para asisten yang akan mengalihkan perhatian si banteng. Matador yang sukses adalah yang akhirnya berhasil menusuk banteng tepat di bagian tengkuk atau jantung banteng berada. Setelah selesai ‘pertandingan’, kami kadang bingung juga karena para penonton melambai-lambaikan semacam kain putih, dan pastinya nanti daging banteng ini akan dibagi-bagikan ke penonton (entah dibeli atau dilelang atau semacamnya). Mungkin lebih jelasnya mungkin bisa dibaca di wiki.

Ternyata bullfight ini berlangsung cukup lama dan diulang berkali-kali dengan ukuran banteng yang semakin besar. Karena merasa sudah cukup kedinginan, kami pun keluar sebelum selesai kemudian mencari tempat makan malam dan berakhir di restoran Jepang tidak jauh dari bullring.

Oya, klo pernah ke sekitar Asia-Afrika atau alun-alun Bandung, menurut saya nuansanya mirip Valencia di malam hari. Walaupun sudah pasti bangunan di Valensia lebih wah hihi

IMG_0852
Endi, Pak Bams, Sekar
IMG_0863
Estacio Del Nord (Valencia) at night
IMG_0859
Bullfight ring (Plaza de Toros de Valencia)

 

Perjalanan kami lanjutkan menuju City of Art & Science Valencia. Walaupun keadaan sudah cukup meyakinkan kalau akan turun hujan, kami tetap kesana untuk tidak melewatkan menyaksikan cantiknya pemandangan tempat tersebut di malam hari. Hasilnya, benar-benar sangat cantik. Tetapi sayang sekali karena begitu sampai sana hujan turun dengan derasnya dan kami pulang ke hostel dengan bus paling akhir. Ah, ada adegan lucu saat jalan menuju hostel malam itu. Jadi kami agak bingung dengan arah jalan karena sepertinya semua belokan sangat mirip plus cukup gelap dan sepi di malam hari (waktu itu pukul 22.00 dan jalanan sudah cukup sepi tidak seperti saat di Barcelona), sampai akhirnya kami jalan terlalu jauh dan harus berbalik

IMG_0857
City of Art & Science Valencia at night

Penjelajahan sekitar City of Art & Science kami lanjutkan besok paginya sambil menghabiskan waktu sebelum kembali ke Sant Feliu dengan kereta pukul 13.00

IMG_0864

IMG_0897
Kalau dilihat dari atas, ini bentuknya kerangka ikan πŸ™‚

IMG_0907

Di dekat tempat ini sebenarnya ada semacam SeaWorld, namanya Ocean Park Valencia. Saya yang belum pernah ke SeaWorld ingin sekali masuk, tetapi karena waktu terbatas dan tiket masuknya cukup mahal kalau ga bisa dinikmati seharian, akhirnya mengurungkan niat dan kembali saja ke sekitar stasiun untuk makan siang dan cari souvenir. Tidak sengaja waktu mencari souvenir kami menemukan tempat yang menjual macaron yang lucu. Iseng saja setidaknya nyicip dan mampir sebentar…

IMG_0920

Sebenarnya sudah ada niatan untuk mengunjungi Sirkuit Valencia yang terkenal itu, tetapi karena berbagai macam alasan (sebut saja: keterbatasan waktu, jarak cukup jauh, tour guide (sodaranya Sekar) tidak bisa datang, cuaca mendung kadang hujan) kami skip saja agenda ini. Siapa tahu nanti kesampaian balik lagi dengan agenda nonton moto GP seri terakhir seperti tahun 2015 kemarin hehe… (amiiinnnn)

Dari semua kota yang sempat saya kunjungi, Valencia ini adalah kota yang sangat saya sukai karena suasananya yang menyenangkan dan akrab, banyak tempat menarik, tidak terlalu ramai atau terlalu sepi, makanannya yang cukup beragam dan banyak semacam jalan/ blok khusus kuliner mulai dari makanan Eropa maupun Asia yang saya rasa cocok di lidah saya (hanya saja pas di tempat kulineran tidak ada dokumentasi karena waktu kesana pasti kepikirannya laper dan dingin, butuh kehangatan di restoran….)

*yaahh.. walaupun favorit saya tetap Barcelona πŸ™‚

 

Bandung, udah 2016 aja iniiii

Advertisements

Author:

Germany National Football Team supporter / K-Drama lover / Running and Yoga routine / RA fighter / RPG Programmer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s