Posted in autoimun, Rheumatoid Arthritis

Unordinary in my ordinary life

What is the unordinary? hmmm… banyak hal terjadi tahun ini dan saya anggap hal-hal tersebut di luar kebiasan aktifitas saya sehari-hari. Biasanya Senin sampai Jumat masuk kantor kadang pulang malam, bahkan menginap (tambah sedikit ‘travelling’ ke beberapa daerah di Indonesia yang kadang membuat saya stress hihi ). Sabtu-Minggu atau hari libur jogging, ikut maraton, kadang kondangan, atau main sama temen (sebut saja sohib saya Santi yang selalu setia menemani saya di waktu kapan pun). Dengan penghasilan yang saya anggap cukup untuk hidup di Jakarta yang sangat tidak sehat, saya berusaha terus menerapkan pola hidup dan pola makan yang cukup seimbang sehingga saya jarang sekali sakit.

Unordinary things dalam hidup saya dimulai dari akhir tahun kemarin saya putuskan untuk resign dari pekerjaan sebelumnya dengan cukup banyak pertimbangan dan juga karena saya diterima di sebuah perusahaan multinasional yang akan membuka cabang baru di kota Bandung. Sebuah kesempatan yang tidak akan saya lewatkan hidup di luar kota Jakarta walaupun saya harus jauh dari teman-teman saya yang luar biasa di sana.

Tidak tanggung-tanggung di perusahaan baru tersebut saya berkesempatan untuk menjelajahi sebagian kecil Eropa. Saya dan 17 karyawan baru yang terpilih diberi kesempatan training 2 bulan di kota kecil bernama Sant Feliu de Guixols, 2 jam dari Barcelona, Spain. Tiap weekend pun saya dan teman-teman selalu membuat planning pergi ke kota-kota di sekitar seperti Girona dan Barcelona, bahkan sempat ke Valencia merasakan kereta super cepat dan ke Paris dengan tiket promo. Keluhan kadang saya rasakan di kaki setiap pulang dari travelling. Kaki kanan saya sangat sakit untuk digerakkan dan perlu semalaman untuk membuat kaki sama pulih kembali. Kebiasaan jalan kaki ke kantor pun saya urungkan di minggu-minggu akhir saya di Spain karena saya pikir kaki saya butuh istirahat setelah melakukan berbagai perjalanan yang cukup melelahkan.

Sebenarnya saat mendekati waktu-waktu resign di perusahaan sebelumnya ada hal lain yang membuat saya sedih, yaitu pergelangan kaki kanan saya agak cedera dan selalu bengkak setiap selesai lari (kadang saya paksakan untuk lari apabila bengkak mereda karena badan berasa kaku bila tidak rutin olahraga).Hal ini sepertinya yang menjadi pemicu kaki kanan saya semakin parah saat berada di Spanyol.

Tidak hanya kaki saya yang cedera, saya mengalami alergi terhadap cuaca dingin. Gejala gatal alergi pun memuncak saat saya pindah di Bandung. Hampir tiap hari saya konsumsi obat alergi (cetirizin) untuk menghilangkan efek alerginya. Sampai di Spanyol pun tidak lupa saya sedia obat cukup untuk 2 bulan karena di sana memang sedang musim dingin ( we came and leave Spain at the wrong time).

Sekitar 2 minggu sebelum pulang ke Indonesia (awal musim semi di Eropa T_T) saya merasakan sakit amat sangat di bagian lutut terutama saat gerakan solat serta terkadang jari saya berasa kaku. Saya pikir mungkin karena kecapekan. Selain itu, walaupun cuaca sudah mulai menghangat, entah kenapa saya selalu merasa menggigil kedinginan seperti demam. Hal ini saya alami sampai tiba di Indonesia. Badan saya terasa sangat kaku dan sendi-sendi saya sakit digerakkan serta tiap malam menggigil kedinginan ditambah gatal alergi yang semakin parah (saya cb berhenti minum obat alergi untuk tahu efek alergi apakah masih tetap muncul ata tidak. Hal-hal tersebut terjadi cukup parah apabila terpapar AC dengan suhu yang cukup dingin (dengan alasan masih adaptasi dari Eropa, teman-teman selalu set suhu AC piling dingin heuuuu).

Pulang ke rumah untuk berobat pun tidak begitu membawa banyak perubahan. akhirnya untuk gatal-gatal, saya konsumsi lagi obat alergi dan untuk pegal-pegal ada jamu dari rumah yang efeknya luar biasa membuat badan saya segar kembali (sebenarnya itu jamu asam urat… apa mungkin saya kena asam urat??), walaupun efeknya hanya sehari saja. Kekakuan di lutut saya mereda saat pindah ke kantor baru yang belum dipasangi AC. Seminggu saya tidak begitu merasakan sakit yang amat sangat di lutut saya. Tetapi jari-jari saya berasa lagi agak kaku.

Sebulan di kantor yang baru (dan sudah dipasang AC), kekakuan di sendi-sendi saya muncul kembali. Hampir setiap malam saya selalu meminum jamu yang dikirimkan dari rumah agar besoknya berasa segar di kantor. Tetapi karena saya pikir kalau minum setiap hari tidak bagus untuk pankreas/liver/ginjal saya, saya harus beradaptasi. Bukannya bisa adaptasi, sendi jari saya makin kaku bahkan pergelangan saya membengkan. Dari sini saya mencurigai sepertinya ada suatu penyakit yang sedang saya alami. Saya pun searching di internet. Semua gejala mengarah pada Rheumatoid Arthritis (RA) atau lebih dikenal dengan rematik. Saya pun memeriksakan diri ke dokter Reumatologi dan dari cek darah saya memang terkena rematik. Awalnya saya mau menyangkal karena bagaimana mungkin di usia saya (saat ini 26) saya terkena penyakit tersebut. Penyebabnya pun tidak saya ketahui. Oleh dokter, saya hanya diberi obat anti radang 3 kali sehari dan dianjurkan untuk menghindari dingin karena bisa memperburuk radang di sendi-sendi saya.

Dimulailah hidup saya menjadi tidak biasa karena penyakit autoimun ini. Saya tidak bisa lepas konsumsi obat dan terkadang aktifitas normal pun saya sulit karena tangan saya yang kadang sangat kaku dan sulit digerakkan. Sebisa mungkin saya gerakkan badan saya terutama saat weekend menyempatkan jogging walaupun dengan kecepatan kura-kura. Hidup sendiri jauh dari orang rumah terkadang membuat keaadaan semakin sulit. Kekhawatiran akan masa depan saya pun makin menjadi. Tetapi semangat selalu diberikan oleh orang tua saya. Tiap kali ada kesulitan pasti selalu ada kemudahan. Mungkin memang ini cobaan yang sedang diberikan kepada saya. Tidak ada cara lain selain selalu berdoa dan istighfar, serta menerapkan pola hidup sehat setiap saat.

Advertisements

Author:

Germany National Football Team supporter / K-Drama lover / Running and Yoga routine / RA fighter / RPG Programmer

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s